Jumat, 26 Agustus 2011

THE LAST ROUND



Astaghfirullah…Ya Allah guide me…. Guide my steps don't let me go astray
You're the only one Who show me the way...,

Menata hati…, menata pikiran…, mensinergikan kedua-duanya.. menjadikan langkah terasa nyaman dan sempurna. Perasaan yang tiba-tiba bergejolak antara iya dan tidak, terus atau berhenti, maju atau mundur, lurus atau belok, .., menjadikan semua arah tampak samar-samar dan semakin tak terlihat jelas kepastian tentang akhir dari “the last raund”. Ingin ku beranikan diri... tetapi melangkah ternyata tak semudah apa yang diimpikan atau yang telah direncanakan, apalagi ketika berhadapan dengan kenyataan.

Impian yang begitu indah disepanjang perjalanan hidup tak selalu sama dengan apa yang telah disusun dalam pikir manusia. Jalan yang terhampar dihadapan mata sangat nyata dengan penuh lobang, liku, kelok, terjal, tanjakan, tikungan, jurang dan bahkah curam yang bisa mengoyak keteguhan hati dan kejernihan pikiran. Pikir yang penuh dengan keyakinan tiba-tiba bisa berubah menjadi kegalauan dan kebingungan. Hati yang semula pasrah bisa menjadi bangkit berontak pada keadaan… "benarkah ini?" "Haruskah begini?" … atau bahkan menyerah .. "entahlah aku tak tau harus bagaimana lagi?", "Haruskah jalan yang pernah ku lalui ku ulang kembali..?", rasaanya tak ingin.. jika semua tentang kesedihan. Biarlah yang lalu terlewatkan. Sementara entah masih sisa berapa lagi yang sedang menunggu di depan… masih adakah kesempatan yang lebih baik? atau yang lebih buruk lagi sedang menunggu, Ataukah this is the last raound we have?

Manusia sering kali sok tahu…. Sangat sok tahu… astaghfirullah ..gengam hati dan pikirku ya Robbi ya Allah,.. erat-erat dan jangan biarkan hamba melepasnya. Bimbinglah hamba sejauh hamba melintasi perjalanan hidup hingga kelak sampai pada "the last round" Kadang manusia sering kali tak menyadari bahwa hanya ada satu tempat yang selama ini kokoh sangat kokoh dan kadang kala diabaikan…. Ampuni hamba ya Allah izinkanku bertawakal pada – Mu kembali.

“Tawakal kepada Allah” we should do from very beginning until the last round. Terlebih lagi apabila manusia dalam keadaan kehabisan bekal ilmu, tangan tak sanggup lagi memanjatkan doa, mulut tak sangup lagi terucap permohonan, kesabaran tak lagi diam, dan keikhlasan mulai terkorek, disaat-saat seperti inilah kita harus tetap miliki satu tempat untuk bersandar dan kembali pulang…, kepada "Allah swt…" cukupkan Allah untuk segala, as the "GUIDE for the whole round" dalam sebuah kehidupan….

0 comments:

Poskan Komentar

Tafakur dan mensyukuri nikmat Allah atas kesempatan hidup yang diberikan