

Seperti yang pernah ku katakana bahwa setiap ramadhan selalu saja ada yang berbeda dari tahun ke tahun. Dengan siapa, apa dan bagaimana kita di bulan ramadahan tahun ini, adalah berbeda dengan ramadhan tahun lalu... Demikian juga dengan rezeki yang Allah bagikan ke pada hamba-hambanya di setiap ramadhan ataupun di bulan dan hari yang lain.
Sebenarnya di awal agustus zulfa sudah tidak lagi bekerja. Ada tawaran kerja di Kalimantan tapi dia pikir dan harapan ibu juga semoga ada tawaran kerja yang lain yang dekat-dekat saja paling tidak di Jawa. Tapi ternyata tawaran yang di harapkan tidak kunjung datang. Akhirnya mau tidak mau tawaran yang di Kalimantan harus di terima. Mau bagaimana lagi, semua memang butuh perjuangan… maka berangkatlah adikku yang satu ini ke Kalimantan sebelum ramadhan.
Aku tahu sebenarnya dia tidak tega meninggalkan permata hatinya dan membuat repot ibu, kakak dan adiknya. Ya… suka atau tidak suka. Terpaksa maupun tidak terpaksa semua harus dijalani dan belajar menerima keadaan dengan ikhlas.
Sebelum zulfa berangkat, banyak pesan yang disampaikan padanya; ibu memninta dia meniatkan segala sesuatunya semata-mata mencari ridho Allah, menjaga amanah yang diberikan sebaik-baiknya. Demi anak-anak yang dititipkan Allah padanya dia harus berusaha sampai pada hari dimana dia harus berhenti.
Kadang lelah juga melihatnya, kadang tak tega juga melihat anak-anaknya tanpa mama yang menjaganya. Ayahpun tak tahu kapan memberi kabar baiknya…. Ya Allah sungguh Engkau tak menguji hamba-Mu diluar kemampuannya. Semoga saja kami sekeluarga diberi kekuatan untuk saling jaga, bahu membahu dan tolong menolong dengan kasih sayang dari Allah…. Serta petunjuk dalam menjalani sisa hidup kami masing-masing. Amin ya robbal Alamin…
0 comments:
Poskan Komentar
Tafakur dan mensyukuri nikmat Allah atas kesempatan hidup yang diberikan