Selasa, 25 Agustus 2009

RAMADHAN 1430H


Dari tahun ke tahun ramadhan selalu berubah… suasananya maksudku. Orang-orang yang ada disekitar kita, kegiatan beribadah kita, bahkan menu makanan juga bisa jadi berubah seiring dengan semakin sulitnya jangkauan kebutuhan hidup. Harapannya sih senantiasa lebih baik. Bahkan kadang pertanyaan yang diucapkan di awal dan diakhir ramadhan selalu sama. “Apakah umurku sampai dipenghujung Ramadhan yang akan datang ya?”, “Apakah ini ramadhan terakhirku ya?”, “Apakah Ramadhan tahun depan aku masih bersama dengan keluargaku ataukah sudah dengan suamiku?” ya karena aku belum menikah jadi pertanyaan itu juga sering muncul di setiap bulan ramadhan….
Masih kuat di dalam ingatanku… setiap kali ramadhan ibu selalu menawarkan “Srondeng plus dendeng daging sapi” untuk kakaknya tercinta “Pak Puh Yan”. Tapi tahun ini ibuku tidak membuat tawaran itu lagi.. walaupun begitu ibuku masih membuatnya. Tidak lagi untuk kakanya. Tapi untuk keluarga yang lain. Ya .. siapa yang tahu, ramadhan tahun lalu adalah ramadhan terakhir untuk pak puhku. Beliau sakit selam ramadhan dan meninggal beberapa hari setelah lebaran…aku masih sempat memjenguknya. Adik-adiknya pun juga sempat datang ke RS disemarang pada hari-hari terakhir bulan ramadhan.
Ramadhan demi ramadhan memang selalu berubah… akupun tidak ingat betul hijriyah keberapa perubahan mulai terjadi, sepertinya sudah 10 tahun terakhir ini. Berawal dari Pak puh Nahrowi yang meninggal entah pada tahun hijriyah keberapa, lalu nenekku, kemudian bu de marfuah 5 tahun yang lalu, disusul pah puh Yan setahun yang lalu. Semuanya “waiting list” untuk “mudik di kampong akherat” termasuk aku. Semakin berkurangnya usia… rasanya semakin dekat saja waktunya untuk menghadap Sang Illahi Robbi. Bagaimanapun senang, susah, mudah atapun sulitnya… sisa hidup tetaplah harus dijalani….

Dalam kesempatan yang masih diberikan oleh Allah.. sebagai manusia tetaplah harus memiliki berbagai macam harapan, doa dan ikhtiar yang harus dilakukan. Semua itu diperuntukkan demi mendapat ridho Allah, kebahagian dunia dan akherat…
Ya Allah di Ramadhan tahun ini kembali hamba menengadahkan tangan untuk mengutarakan isi hati sebagai doa permohonan hamba kepada-Mu…
Ya Allah hamba memohon ampunilah dosa-dosa hamba, bapak, ibu, adik-adik, dan keluarga hamba, serta seluruh kaum muslmin dan muslimat di dunia dan akherat, dosa yang telah kami semua lakukan di masa lalu hari ini dan yang akan datang.
Ya Allah hamba memohon terimalah amal ibadah hamba, bapak, ibu, adik-adik, dan keluarga hamba, serta seluruh kaum muslmin dan muslimat di dunia dan akherat, amal ibadah yang telah kami semua lakukan di masa lalu hari ini dan yang akan datang.
Ya Allah mudahkanlah urusan dunia akherat hamba, mudahkanlah urusan dunia akherat bapak, mudahkanlah urusan dunia akherat ibu, mudahkanlah urusan dunia akherat adik-adik, dan mudahkanlah urusan dunia akherat keluarga hamba, serta mudahkanlah urusan dunia akherat seluruh kaum muslmin dan muslimat di dunia dan akherat… Amin Allah humma Amin….

1 comments:

  1. Amiiin yaa Rabbal Alamin..

    Memang Allah adalah tempat sebaik-baiknya meminta.Tapi semoga kita juga bukan termasuk golongan orang2 yang hanya meminta tapi lupa untuk bersyukur..

    Syukuri hidup,karena itu adalah anugrah..

    Selamat menjalankan ibadah puasa,mohon maaf atas segala khilaf..

    BalasHapus

Tafakur dan mensyukuri nikmat Allah atas kesempatan hidup yang diberikan