Rasanya ketika waktu “pertemuan” belum tiba, adalah lama menanti yang membuat gelisah. Kadang kala ku coba untuk menenangkan hatiku. Kenapa harus gelisah, kenapa harus khawatir? Toh semua sudah ditentukan oleh Allah swt.
Ikhtiar yang ikhlas tanpa berharap balas agar keinginan terwujud memanglah sangat sulit. Dengan berbekal kenyakinan bahwa Allah akan mengabulkan semua doa hambanya, maka ku yakin tidak berhasilnya ihktiar yang dilakukan adalah bukan berarti tidak terwujudnya apa yang kita pinta pada allah. Pasti Allah punya ketentuan yang lebih baik dari pada tujuan yang ingin kita capai melalui ikhtiar-ikhtiar yang sering kali dilakukan dengan pamrih.
Ikhtiar dalam mencari soulmate adalah suatu keharusan. Kalau dihitung dari rencanaku di usia 22 menikah, maka sudah 10 tahun keinginan itu belum terwujud. Kemudian selama 10 tahun terakhir ini banyak hal yang bisa aku lakukan terutama untuk keluargaku. Sering kali akupun mensyukuri kesendirianku untuk menjadi “a happy single”. Tapi itu bukanlah mimpiku. Menikah menjalani sunah rosul, tidak mau menjadi orang miskin di akherat kelak adalah keinginanku.
Bukannya tidak ada yang mengusahakan, bukannya tidak ada yang mau membantu bukannya pilihan terlalu tinggi dan bukannya tidak mau menikah. Demi Allah aku sangat mau menikah. Tapi bukan berati karna ingin segera menikah lantas asal mau dengan siapa yang dikenalkan., dan memang saya harus memilih pasangan hidup yang sesuai dangan hati saya dan cocok satu sama yang lainnya. Lagipula menurutku menikah adalah ikatan yang kuat dan suci yang diberkahi Allah dan untuk selamanya.
Maka dari itu saya harus memilih dengan mengajukan pilihanku pada Allah. Hasilnya… Allah yang maha menentukan dan semoga aku kelak diberi kekuatan untuk menerimanya. Aaaaaaaamiiiiiiiiiiiiin^-^.
Kalau ditanya seperti apa suami yang diinginkan, jawabanku hanya satu; suami yang mampu membimbingku untuk senantiasa istiqomah di jalan Allah dan menjali sunnah rosullullah. Dibalik itu semua ada banyak hal yang bisa direfleksikan. Sulit memang, tapi komitmen itu insya allah bisa diwujudkan bersama-sama, maka akan terasa ringan. Amin ya Allah.
KadangSering kali ku bertanya pada Allah ; Ya Allah dimana jodoh yang telah Engaku tentukan untukku? Andaikan ku tahu akan ku jemput dia dan memintanya untuk segera melamarku. Wahai Abdullah (hamba Allah) yang telah ditakdirkan untukku, ku yakin engaku juga tak tahu apakah aku adalah jodoh yang telah ditentukan Allah untukmu? Dan ku yakin tentunya engkau juga menanyakan dimana aku. Semoga kita punya munajat doa yang sama, agar Allah beri kemudahan untuk mempertemukan kita dalam waktu dekat ini. Amiiiiiiiiiiiiiiiin ya Allah..
Bundaku sayang, ku tahu doamu pun tak pernah putus untukku. Semoga waktu yang ditentukan Allah untuk menantu yang ibunda harapkan tidaklah lama. Sabar ya bunda, begitu juga aku. Meskipun ternyata kematian yang harus mendahului semua itu. Apa yang bisa ku perbuat kecuali pasrah dan memohon agar dosa-dosaku diampuni. Yang penting aku sudah berkeinginan lillahi ta’alla
Beri hamba kekuatan ya Allah untuk menghadapi segalanya dalam sisa hidup hamba…
Berikan hamba dan keluarga senantiasa dalam lindungan-Mu, maghfiroh-Mu, rahman dan rahim-Mu serta petunjuk-Mu.
Jadikan kami semua orang yang beruntung dunia dan akherat.
Kumpulkan kami semua dalam surga-Mu dan ku mohon bimbingan-Mu ya Allah.